
Upaya menumbuhkan budaya literasi dan meningkatkan minat baca masyarakat kembali ditunjukkan Perpustakaan Umum Kota Probolinggo melalui pemberian Penghargaan Peminjam Buku Terbanyak tahun 2025.
Probolinggo – Di era yang serba cepat ini, literasi membaca buku
menjadi suatu aktivitas yang sepi peminat. Padahal, membaca buku memiliki
banyak sekali manfaat, baik secara intelektual maupun material bagi pembaca.
Menanggapi
hal ini, Perpustakaan Umum Kota Probolinggo mengapresiasi para pembaca buku melalui
program pemberian Penghargaan Peminjam Buku Terbanyak tahun 2025. Acara ini
dikhususkan untuk individu yang aktif berkunjung dan meminjam berbagai judul di
Perpustakaan Umum Kota Probolinggo.
Acara
berlangsung di Puri Manggal Bhakti Pemerintah Kota Probolinggo pada Senin, 22
September 2025 pukul 09.00 WIB. Wali Kota Probolinggo, Dr.
Aminuddin, bersama Wakil Wali Kota Probolinggo, Hj.
Ina Dwi Lestari, dan Pejabat Sekretaris Daerah, memberikan penghargaan
secara langsung kepada tiga kategori: pemustaka, umum, mahasiswa dan pelajar.
Terdapat tiga nama yang tercatat: Fitri Dwi Ariyanti tercatat meminjam 72 judul, Rizan Tata Ahmad meminjam sebanyak 22 judul dan Putri Hayla Wahyu sebanyak 42 judul buku. Penghargaan tersebut diberikan untuk para peminjam buku sepanjang periode Januari - Agustus 2025 di Perpustakaan Umum Kota Probolinggo.
Baca Juga: MOKA LATE (Promosi Perpustakaan Melalui Digital dan Konvensional)
Dukungan
melalui pemberian penghargaan resmi ini bertujuan untuk menginspirasi dan
meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya membaca buku dan
literasi. Kepala Bidang Perpustakaan berharap pemberian penghargaan ini
dapat diadakan setiap tahun sebagai bentuk apresiasi kepada pemustaka yang
konsisten memanfaatkan koleksi.
Dalam hal mendukung upaya peningkatan literasi dan SDM daerah, Perpustakaan Umu Kota Probolinggo akan terus berbenah demi mengakomodasi pengujung. Perpustakaan Umum Kota Probolinggo berkomitmen untuk terus menyediakan koleksi buku yang relevan dan fasilitas yang nyaman.
“Kami akan memperluas layanan perpustakaan keliling, perpustakaan digital, dengan menambah koleksi e-book, serta mengadakan program literasi berbasis komunitas agar seluruh lapisan masyarakat dapat lebih mudah mengakses pengetahuan,” tambah salah satu narasumber dari DPRD Kota Probolinggo.
Baca Juga: Bedah Buku “30 HARI MELAWAN SEPI"
Dengan
adanya penghargaan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk datang
ke perpustakaan, memanfaatkan koleksi, dan menjadikan membaca sebagai bagian
dari aktivitas sehari-hari.