Peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi salah satu fokus kerja pemerintah, tidak terkecuali Pemerintah Kota Probolinggo, yang didalamnya termasuk Perpustakaan Umum Kota Probolinggo. Tetapi ditengah masa pandemi Covid-19 ini pelayanan publik menjadi terganggu, dikarenakan hampir semua kegiatan memiliki batasan, di satu sisi masyarakat tetap memiliki hak untuk terus mendapatkan layanan, masyarakat juga terus menuntut pelayanan yang lebih cepat dan mudah.

Masalah layanan perpustakaan biasanya timbul langsung dari keluhan masyarakat yang langsung memanfaatkan perpustakaan, atau biasa disebut pemustaka.

“Saya terkadang telat mengembalikan buku karenaa tidak ada kendaraan di rumah, saat ada kendaraan perpustakaannya sudah tutup karena jam bukanya sekarang terbatas”, tutur salah satu pemustaka.

Bagaimana perpustakaan harus bisa beradaptasi di masa sekarang yang serba online, menjadi salah satu cara agar perpustakaan tetap dimanfaatkan oleh masyarakat. Saat ini, banyak sekali masyarakat memanfaatkan online shop untuk memenuhi kebutuhan mereka, dan ekspedisi sebagai pengantar barangnya. Dari hal tersebut perpustakaan memiliki inovasi untuk memanfaatkan semua kegiatan yang serba online saat ini, yaitu memaksimalkan penggunaan whatsapp sebagai layanan peminjaman dan pengembalian bahan pustaka, kemudian bahan pustaka tersebut juga di kirimkan oleh petugas perpustakan. Inovasi tersebut diberi nama STEAK TEMPE.

Bagaimana pedoman penggunaan layanan ini dapat di baca melalui link dibawah ini :

Buku Petunjuk Teknis STEAK TEMPE

SOP STEAK TEMPE